homega hpl glossy hz 2910 g milky ramone hpl stone series sindo news

Homega Luncurkan Dua Varian HPL Stone

JAKARTA – Desain interior dengan tampilan dinding, lantai, dan furniture terus berubah seiring selera konsumen. Untuk itu, aneka motif pilihan yang “tidak biasa”, desain elegan, durability, dan harga kompetitif menjadi pilihan utama konsumen.

Memanjakan selera konsumen inilah yang ditangkap oleh Homega Indonesia, salah satu distributor HPL (high pressure laminate), dengan meluncurkan dua varian anyar: hpl stone series. Kedua varian bernama Black Canty Pearl Glossy memberi aksen batu granit dan Milky Ramone bernuansa seperti marble.

Marketing Manager Homega Indonesia, Allen Huang, mengatakan peluncuran dua varian stones series ini, untuk menjawab tren pasar saat ini, dimana konsumen sedang menyukai tampilan lantai dan furniture dengan warna seperti batu granit atau marmer.

“Beberapa waktu lalu, trennya adalah warna urat kayu, sekarang warna batu. Jadi tampilan furniture dan lantai vinyl seperti marmer. Selain mempercantik desain, varian ini juga ramah bujet,” ujar Allen di Jakarta, Kamis (28/11/2019).

Allen menerangkan peluncuran dua varian stones series ini, setelah melakukan dialog dengan desain interior dan pekerja kayu untuk industri furniture. Sehingga Homega melakukan penambahan varian baru dua kali lebih cepat dari kompetitor di bidang HPL. “Kami memiliki lebih dari 300 motif dan semuanya ready stock,” tambahnya.

Ia mengatakan produk HPL Homega sangat lentur, tidak mudah patah, dan tahan air. Produk ini diproduksi dalam bentuk lembaran, dengan ukuran lebar 1,22 meter dan panjang 2,44 meter. Untuk harga, disesuaikan berdasarkan motif, mulai dari Rp100.000 per lembar hingga Rp175.000 per lembar untuk motif stones series.

Dalam pendistribusiannya ke konsumen, Homega Indonesia bekerja sama dengan supplier kontraktor dan interior di seluruh Indonesia. Homega merupakan brand asal China yang sudah beredar di Indonesia sejak tahun 2016. Homega juga mendistribusikan produknya ke negara tetangga seperti Malaysia dan Thailand.

Source : Klik