19 May 2015

Cara Belanja Baru Bahan Bangunan Hingga Renovasi Rumah

Housing-Estate.com, Jakarta – Saat ini sudah cukup banyak toko bahan bangunan modern yang dikonsep layaknya departemen store sehingga berbelanja produk-produk bahan bangunan yang berkesan “kotor” pun bisa lebih nyaman. Kini ada lagi cara berbelanja selain mendatangi toko juga melalui sistem online sehingga kita tinggal memesan kemudian barang tersebut diantar ke rumah, seperti yang ditawarkan Homega.

Homega merupakan toko dan pabrikasi beberapa jenis bahan bangunan yang berpusat di Beijing, Cina, yang sudah berdiri sejak tahun 1994. Saat ini di Beijing Homega memiliki 10 toko bahan bangunan yang konsepnya semacam toko Ace Hardware. Kelebihan lainnya, toko ini memangkas jalur distribusi sehingga alur produknya dari pabrik langsung ke konsumen.

“Di Indonesia kebutuhan untuk membangun maupun dekorasi rumah sangat tinggi tapi khususnya untuk dekorasi itu masih sangat mahal. Kami melihat ada peluang dari bisnis ini, makanya kami masuk dengan konsep toko online, onestop, dan outlet,” ujar Yaboo Huang, President Director Homega Indonesia, saat membuka showroom pertamanya di kawasan Pluit, Jakarta Utara, Sabtu (9/5).

Seluruh produk bahan bangunan yang dipasarkan Homega merupakan produk dari pabrik sendiri di Beijing dan Pluit. Rangkaian produknya meliputi HPL (high pressure laminating), laminated flooring, vinyl flooring, PVC sheet, gordyn, melamine board, keramik, saniter, dan lainnya. Dengan konsep importer to user seperti ini, Yaboo mengklaim harga jual bisa dipangkas menjadi lebih murah 30-40 persen.

Untuk itu, seluruh produk yang dijual di showroom barunya ini didiskon mulai 25 persen yang merupakan potongan harga karena memangkas jalur distribusi. Untuk layanan one stop shopping-nya Homega juga sudah menjalin kerja sama dengan 20 kontraktor maupun interior desain yang bisa dipilih oleh konsumen untuk membangun maupun merenovasi rumahnya.

“Konsumen bisa hanya memesan barang melalui web maupun aplikasi yang bisa diunduh gratis, belanja Rp1,5 juta barangnya kita antar gratis. Bisa juga langsung menentukan kontraktornya yang sudah menjadi rekanan kami, jadi tidak perlu pusing lagi, semuanya bisa beres dengan lebih cepat, mudah, dan murah. Kami juga bisa kirim marketing ke rumah,” imbuhnya.

Diakui Yaboo, saat ini ia belum menargetkan berapa penjualan dengan dibuka showroom barunya ini. Target awal sementara ini adalah untuk menjaring konsumen maupun kontraktor sebanyak-banyaknya. Terkait dengan kondisi perekonomian Indonesia yang tengah melemah, Yaboo menyatakan hal tersebut justru harus dilihat sebagai opportunity.

“Pelemahan ekonomi tergantung bagaimana kita melihatnya. Kalau kami justru itu good opportunity apa lagi bisnis properti di sini sangat luar biasa. Kami juga tengah melirik kawasan Serpong, Bekasi, dan lainnya untuk merambah pasar karena kawasan ini sudah menjadi pusat pertumbuhan yang luar biasa. Intinya, kami tetap optimistis apa lagi dengan konsep yang kami tawarkan,” tandasnya.

Detail : Housing Estate